WELCOME & GOD BLESS YOU ALWAYS

Berkah Dalem Gusti Yesus Kristus, Selamat Datang Pelajar Katolik Wirasabha dan bersama R. Slamet Widiantono, SS dalam Pendidikan Agama Katolik SMPN 16 Yogyakarta ------**------ TUHAN MEMBERKATI -----* KASIH ITU MEMBERIKAN DIRI BAGI SESAMA -----* JANGAN LUPA BAHAGIA -----* TERUS BERPIKIR POSITIF -----* SALAM DOA -----* slammy

Senin, 25 Juli 2022

KELAS 9H KATOLIK

Isilah Absen Disini klik ya ⚜️

Refleksikan seminggu yang lalu

  • Pengalaman indah😀, menarik, mengesan, happy?
  • Pengalaman sedih 😭, kecewa, menyakitkan, marah ?
  • Tuhan berbicara apa dengan itu semua?
  • Tuliskan ayat Kitab Suci berdasar hal di atas!

DAFTAR SISWA-SISWI KATOLIK

1. NATHANEAL GWANLIE  --->  NGE

2. RAFAEL ALVINO  ---> RAD



Literasi Kitab Suci terutama  Surat Paulus

Filemon  

Paulus memberikan surat kepada pribadi bernama filemon. Hal ini kita ubah menjadi diri kita. Bahwa Paulus itu menulis untuk kita dengan nama kita. Kitab ini menjadi sarana menghidupi dan mengejawantahkan bahwa itu kita yang mendapat surat dengan mengganti nama--nama asing menjadi nama-nama yang kita kenal dan dekat.

Roma


Tema Aku bersama Alam sekitarku, hal ini kita praktekkan dalam kerangka dan kebiasaan yang telah dilakukan di rumah masing-masing seperti hewan piaraan, kegiatan tugas serta tanggung jawab di rumah yang diberikan oleh orang tua kita. Tugas ini diselesaikan dengan membuat video berkaitan kita dengan alam sekitar kita masing-masing.

Nathaneal Gwanlie Erlnandy Gunawan


 

Surat Paulus kepada Gwanlie 

Dari Paulus, seorang hukuman karena Kristus Yesus dan dari Timotius saudara kita, kepada Gwanlie yang kekasih, teman sekerja kami dan kepada Ranny saudara perempuan kita dan kepada Bimo, teman seperjuangan kita dan kepada jemaat di rumahmu: Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku, karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang ku-dus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus. 
Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus. 
Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kauhiburkan, saudaraku. Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan, tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus, mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Sadu – dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. Dia kusuruh kembali kepadamu – dia, yaitu buah hatiku –. Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil, tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela. Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya, bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan. Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri. 
Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku – aku, Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri: Aku akan membayarnya – agar jangan kukatakan: “Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!” – karena engkau berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri. Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di dalam Kristus! Dengan percaya kepada ketaatanmu, kutuliskan ini kepadamu. Aku tahu, lebih dari pada permintaanku ini akan kaulakukan. Dalam pada itu bersedialah juga memberi tumpangan kepadaku, karena aku harap oleh doamu aku akan dikembalikan kepadamu. Salam kepadamu dari Vino, temanku sepenjara karena Kristus Yesus, dan dari Arya, Davin, Kevin dan Kinan, teman-teman sekerjaku. Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh kamu! 
(TB Flm 1:1-25)

Rafael Alvino Dimas Satria 9H

 

Surat Paulus kepada Rafael Alvino

Alvino yang kekasih, teman sekerja kami dan kepada Diva saudara perempuan kita dan kepada Dani, teman seperjuangan kita dan kepada jemaat di rumahmu: Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku, karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang iman mu kepada Tuhan Yesus. Dan aku berdoa, agar persekutuan mu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus. Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kauhiburkan, saudaraku. Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan, tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus, mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Titus – dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. Dia kusuruh kembali kepadamu – dia, yaitu buah hatiku –. Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil, tetapi tanpa persetujuan mu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela. Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya, bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan. Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri. Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, Tanggungkanlah semuanya itu kepadaku – aku, Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri: Aku akan membayarnya – agar jangan kukatakan: “ Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!” – karena engkau berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri. Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di dalam Kristus! Dengan percaya kepada ketaatanmu, kutuliskan ini kepadamu. Aku tahu, lebih dari pada permintaanku ini akan kau lakukan. Dalam pada itu bersedialah juga memberi tumpangan kepadaku, karena aku harap oleh doamu aku akan dikembalikan kepadamu. Salam kepadamu dari Ferdian, temanku sepenjara karena Kristus Yesus, dan dari Kevin, Yudha, David dan Vian, teman-teman sekerjaku. Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh kamu!

RAFAELA LUANA KEITARA PASHA





 


MICHELINA GRISELDA AYUNI


 



NADIA NATALIA


 

MARIA ANARGYA DAHAYU






Surat Paulus kepada Ayu.

Dari Paulus, seorang hukuman karena Kristus Yesus dan dari  saudara kita, kepada Ayu yang kekasih, teman sekerja kami dan kepada Nares saudara perempuan kita dan kepada Karisna, teman seperjuangan kita dan kepada jemaat di rumahmu: (TB Flm 1:1-2)Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku, karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus. Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus. Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kauhiburkan, saudaraku. (TB Flm 1:3-7)
Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan, tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus, mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Anggita– dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. Dia kusuruh kembali kepadamu – dia, yaitu buah hatiku –. Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil, tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela. Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya, bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan. Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri. Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku – aku, Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri: Aku akan membayarnya – agar jangan kukatakan: “Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!” – karena engkau berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri. Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di dalam Kristus! Dengan percaya kepada ketaatanmu, kutuliskan ini kepadamu. Aku tahu, lebih dari pada permintaanku ini akan kaulakukan. Dalam pada itu bersedialah juga memberi tumpangan kepadaku, karena aku harap oleh doamu aku akan dikembalikan kepadamu. Salam kepadamu dari Tasya, temanku sepenjara karena Kristus Yesus, dan dari Kara, Karisna, Adel dan Maura teman-teman sekerjaku. Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh kamu! (TB Flm 1:8-25)




Literasi Kitab 1 Petrus

 [6/9 11:13] P16 Ayu 7G: Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, (TB 1Ptr 1:8)
[6/9 11:19] P16 Ayu 7G: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan. (TB 1Ptr 2:10)
[6/9 11:27] P16 Ayu 7G: Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat. (TB 1Ptr 3:17)
[6/9 11:32] P16 Ayu 7G: Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia. (TB 1Ptr 4:19)
[6/9 11:36] P16 Ayu 7G: Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. (TB 1Ptr 5:7)

PERJUMPAAN KELAS 7B KATOLIK WIRASABHA 23

  Pertemuan Juli Minggu V Membiasakan Pujian  Mars Gepeka Mars Wirasabha Dengan setiap saat perjumpaan bersama dalam kelas, melalui menyanyi...