Surat Paulus kepada Ayu.
Dari Paulus, seorang hukuman karena Kristus Yesus dan dari saudara kita, kepada Ayu yang kekasih, teman sekerja kami dan kepada Nares saudara perempuan kita dan kepada Karisna, teman seperjuangan kita dan kepada jemaat di rumahmu: (TB Flm 1:1-2)Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. Aku mengucap syukur kepada Allahku, setiap kali aku mengingat engkau dalam doaku, karena aku mendengar tentang kasihmu kepada semua orang kudus dan tentang imanmu kepada Tuhan Yesus. Dan aku berdoa, agar persekutuanmu di dalam iman turut mengerjakan pengetahuan akan yang baik di antara kita untuk Kristus. Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kauhiburkan, saudaraku. (TB Flm 1:3-7)
Karena itu, sekalipun di dalam Kristus aku mempunyai kebebasan penuh untuk memerintahkan kepadamu apa yang harus engkau lakukan, tetapi mengingat kasihmu itu, lebih baik aku memintanya dari padamu. Aku, Paulus, yang sudah menjadi tua, lagipula sekarang dipenjarakan karena Kristus Yesus, mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Anggita– dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. Dia kusuruh kembali kepadamu – dia, yaitu buah hatiku –. Sebenarnya aku mau menahan dia di sini sebagai gantimu untuk melayani aku selama aku dipenjarakan karena Injil, tetapi tanpa persetujuanmu, aku tidak mau berbuat sesuatu, supaya yang baik itu jangan engkau lakukan seolah-olah dengan paksa, melainkan dengan sukarela. Sebab mungkin karena itulah dia dipisahkan sejenak dari padamu, supaya engkau dapat menerimanya untuk selama-lamanya, bukan lagi sebagai hamba, melainkan lebih dari pada hamba, yaitu sebagai saudara yang kekasih, bagiku sudah demikian, apalagi bagimu, baik secara manusia maupun di dalam Tuhan. Kalau engkau menganggap aku temanmu seiman, terimalah dia seperti aku sendiri. Dan kalau dia sudah merugikan engkau ataupun berhutang padamu, tanggungkanlah semuanya itu kepadaku – aku, Paulus, menjaminnya dengan tulisan tanganku sendiri: Aku akan membayarnya – agar jangan kukatakan: “Tanggungkanlah semuanya itu kepadamu!” – karena engkau berhutang padaku, yaitu dirimu sendiri. Ya saudaraku, semoga engkau berguna bagiku di dalam Tuhan: Hiburkanlah hatiku di dalam Kristus! Dengan percaya kepada ketaatanmu, kutuliskan ini kepadamu. Aku tahu, lebih dari pada permintaanku ini akan kaulakukan. Dalam pada itu bersedialah juga memberi tumpangan kepadaku, karena aku harap oleh doamu aku akan dikembalikan kepadamu. Salam kepadamu dari Tasya, temanku sepenjara karena Kristus Yesus, dan dari Kara, Karisna, Adel dan Maura teman-teman sekerjaku. Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus menyertai roh kamu! (TB Flm 1:8-25)
Literasi Kitab 1 Petrus
[6/9 11:19] P16 Ayu 7G: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan. (TB 1Ptr 2:10)
[6/9 11:27] P16 Ayu 7G: Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat. (TB 1Ptr 3:17)
[6/9 11:32] P16 Ayu 7G: Karena itu baiklah juga mereka yang harus menderita karena kehendak Allah, menyerahkan jiwanya, dengan selalu berbuat baik, kepada Pencipta yang setia. (TB 1Ptr 4:19)
[6/9 11:36] P16 Ayu 7G: Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. (TB 1Ptr 5:7)
1. Sebab Allah kita penuh rahmat dan belas kasihan, Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.
BalasHapus2. Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut, dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.
1. Pengalaman yang menggembirakan di minggu ini:
BalasHapusAku bisa berkunjung ke rumah Uti bersama ibu dan adik walau tidak menginap. Tetapi Uti merasa bahagia ditemani oleh aku dan adik saat dia sedang masa pemulihan dari sakitnya.
2. Pengalaman yang menyedihkan di minggu ini:
Aku mengikuti latihan paduan suara di sekolah sehingga ketinggalan pelajaran dan harus mengikuti susulan ulangan.
3. Mungkin Tuhan memberikan maksudnya bahwa kebahagiaan orang lain bisa membuatku ikut bahagia, dan aku harus bisa membagi waktu belajar walau dan waktu kegiatan lain.
8 Juli: saya menerima Sakramen Penguatan
BalasHapusSeptember: BKSN sekolah di Gunung Sempu
Oktober: Rosario rutin setiap pagi di perpustakaan bersama kakel, adkel, pak Ibnu dan kadang ada Bu Surti
Niatku pada Natal tahun ini yaitu mengadakan kolekte setiap hari Jumat, berpartisipasi menjadi panitia Natal. Dan harapanku yaitu semoga acara Natalan sekolah berjalan dengan baik dan lancar, dan aku ingin merayakan Natal bersama keluargaku di luar Jawa.
BalasHapus